Kesehatan Anak

Cara Mengatasi Anak Muntah

Cara Mengatasi Anak Muntah – Mual dan muntah yang dialami anak – anak merupakan hal yang wajar dan umum terjadi dan belum menjadi masalah kesehatan anak yang serius, namun bila muntah yang dialami anak tidak berlangsung lama dan tidak disertai gejala yang mencurigakan maka Anda jangan panik dalam mengatasinya. Namun bila muntah berlangsung lama selama beberapa hari dan disertai gejala yang tidak wajar maka sebaiknya Anda segera membawa anak ke dokter.

Cara Mengatasi Anak Muntah

Muntah dapat terjadi dengan sendirinya atau dibarengi dengan tanda – tanda lain seperti diare, kembung, demam, dan lain-lain. Muntah juga dapat disebabkan karena beberapa hal mulai dari infeksi saluran cerna, alergi makanan, hingga gejala penyerta dari penyakit lain, lalu apa yang harus Anda lakukan bila anak Anda muntah? berikut beberapa cara mengatasi anak muntah :

1. Biarkan anak muntah

Langkah pertama yang harus Anda lakukan bila anak merasa mual dan ingin muntah maka biarkan saja anak Anda untuk muntah. Menahan muntah justru akan menyebabkan rasa tidak enak dan tidak nyaman pada anak.

2. Bantu anak saat muntah

Saat anak Anda muntah maka bantu dia dengan menundukkan kepalanya, hal ini bertujuan agar cairan muntah tidak masuk ke dalam saluran pernapasan. Apabila muntah terjadi pada bayi maka segera miringkan kepalanya untuk mencegah masuknya cairan muntah ke saluran napas karena dapat menyebabkan tersedak dan membahayakan keselamatan.

3. Perhatikan isi muntahan anak dan beri dia air untuk berkumur

Apabila terdapat darah segar maupun noda hitam pada muntah anak maka segera bawa anak Anda ke dokter. Bila hal ini terjadi pada anak, Anda juga dapat menanyakan makanan atau minuman apa saja yang telah ia konsumsi apakah memiliki warna yang mencolok atau tidak. Bila muntahan pada bayi terdapat warna hijau maka waspadai hal tersebut karena dapat menjadi salah satu gejala sumbatan saluran cerna dan sebaiknya bawa anak Anda ke dokter.

4. Lakukan penggantian cairan tubuh

Muntah dapat mengurangi cairan tubuh pada anak, oleh karena itu beri anak cairan pengganti secara perlahan, Anda dapat memberi anak Anda air putih, oralit, jus atau ASI (jika anak masih mendapatkan ASI). Anda dapat memberikan cairan sebanyak 5 – 10 cc per kilogram berat badan anak, sebagai contoh bayi yang memiliki berat 10 kg harus diberi cairan pengganti sebanyak 50 – 100 cc untuk mencegah dehidrasi.

5. Jika terjadi muntah berulang, segera ke dokter

Bila muntah yang dialami anak sudah terlalu sering atau selalu memuntahkan setiap makanan atau minuman yang coba Anda berikan maka sebaiknya segera bawa anak Anda ke dokter, kemungkinan anak Anda mengalami dehidrasi atau kondisi lainnya yang membutuhkan penanganan dokter. Tentu dokter akan menganalisa dan memberikan pengobatan yang tepat pada anak.

Author Since: Mar 08, 2018

Related Post